Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

AB-00010. Semesta Ingatan Trauma dan Imaji Kebebasan

Semesta Ingatan Trauma dan Imaji Kebebasan Buku Antologi Puisi yang diselenggarakan oleh Sastra Timur Jawa dalam Temu Karya Serumpun 2025. Diikuti oleh 6 Negara Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Sertifikat Keikutsertaan Sinopsis dan Link Pemesanan Buku (Klik di Sini)

00012. Alun-Alun Jember

Setelahnya selesai menuntaskan menikmati Water Toren Djember, tanpa mampir ke warung kopi terdekat, lanjutlah saya ke perjalan berikutnya ke Titik Nol Jember dan Alun-Alun Jember. Karena ingin lekas kembali ke Stasiun Jember melihat awan makin gelap dan aroma tanah basah sebelum hujan turun dan bahasa angin yang berlarian lembut nan santun juga aduhai, menandakan hujan sebentar lagi turun. Perjalanan masih sama, menggunakan moda transport motor, ojek online. Tentulah sendiri ke alun-alun. Jalan sendirian, ternyata juga mengasyikkan. Bisa bebas ke mana-mana semau diri, tanpa sungkan kawan apalagi lelah melihat wajah kawan yang simpan banyak berjuta makna, karena diri yang kadang asik sendiri di suatu tempat yang dikunjungi dan segala hal yang sudah direncanakan sejak awal, sejak sebelum berada di lokasi yang dituju. Menarik juga nyatanya, Alun-Alun Jember. Terdapat empat tugu (maaf kalau penyebutan saya keliru), didesain dengan desain yang berbeda-beda. Mulanya s...

00011. Water Toren Djember

Siang menjelang sore. Cuaca juga bersahabat kala itu. Tidak terlalu panas dan mendung yang tak juga hujan. Angin pun juga berembus semilir-semilir. Hari itu, Minggu. Selesai menghadiri acara yang bermakna di Kota Jember, mampirlah saya ke situs bangunan di zaman penjajahan Belanda di negeri kita yang dahulu bernama Hindia-Belanda. Bangunan yang masih berdiri kokoh di sana, dan bangunannya cukup megah. Lumayan terawat, meskipun ada satu pemandangan yang agak menganggu, terdapat satu banner promosi yang dipaku di sana. Namun, masih bisa dinikmati keindahan pada bangunannya yang masih terjaga dan terawat. Letaknya di sekitaran pasar. Dan bahu jalan. Bangunan tersebut yakni bernama, Water Toren Djember. Tak lupa, mampir sebentar ke toko, untuk membeli dua kopi. Untuk membuat diri dan mata terjaga. Beruntungnya, dapat sedikit membantu rasa kantuk, meskipun pada akhirnya kantuk tetaplah kantuk, ia tak bisa diajak untuk terjaga pada waktu yang terlalu lama. Sewaktu memandangi bang...