Judul: Singularitas Sunyi Penulis: Jajang Fauzi Ukuran Buku: 14,8 x 21 cm | 99 Halaman ISBN 978-634-251-150-3 Tahun: 2026 hampir setiap hari. duka menyigi di cangkir-cangkir kopi ia membuat luka kian menjerit dipecut waktu televisi tak berwarna mengantar bau darah dan pengap mesiu juga debu yang hambur dari atap rumahmu hampir setiap hari. tumpukan roti terkapar lemas menyerap deras air yang menitik dari mata kami ** Kumpulan puisi yang ditulis dengan beberapa penulis yang mengikuti kelas menulis Puisi—Pusi Dalam 6 Pertanyaan. Kelas Menulis Langgam Institut, dengan pemateri Willy Fahmy Agiska. Pada tanggal 09 November 2025. Sertifikat Link Pemesanan buku. Singularitas Sunyi - Pemesan Via Web, Langgampustaka.com Singularitas Sunyi - Pemesanan Via, Shopee
tak lagi ada surau seperti masa lalu. syair-syair nan doa pun puji segala puji dilantunkan indah di sana. lahan-perlahan-lahan mata yang khusyuk jelajahi waktu tentang perihal-perihal lalu, tergenangi sedikit demi sedikit oleh hulu air yang terletak di kelopak mata. jatuh perlahan-lahan keluar, buat jalan di pipi. tak begitu deras seperti jatuhnya ia di jantung hati, bikin nyaris banjir, basuh kemudian sembuhkan luka yang masih basah di sana. tak lagi ada surau-surau seperti masa lalu. ego-ego berdiri tegak meski tak tegal di waktu ini. saling beradu suara merdu melantunkan syair-syair yang dipaksa terdengar merdu, saling beradu, haus hati mereka pinta segera disiram oleh segala macam air apapun itu. doa pun puji segala puji, tak lagi didasari pun sadari oleh keikhlasan, pintanya lebih berlebihan, bila tak sesuai, dalam diam memaki, marah-marah sendiri. tak lagi ada surau-surau seperti masa lalu. lalu ialah lalu. sekarang tentulah sekarang. perbedaan amatlah lazim terjadi la...