Langsung ke konten utama

AB-00005. Sonus Animae


QRCBN: 62-306-1974-939
Tahun: 2023
Penerbit: J-Maestro

Buku SONUS ANIMAE Karya Member NSB alias Nulis Syair Bareng asuhan Tim JM telah resmi terbit nih di Penerbit J-Maestro. Pasti kamu asing dengan judulnya kan?

Sinopsis:
Buku kumpulan puisi Sonus Animae adalah sebuah karya yang terinspirasi oleh keindahan dan keunikan suara jiwa yang terpancar dalam setiap aspek kehidupan. Dalam buku ini, puisi-puisi penuh makna dan keindahan memperlihatkan bagaimana suara jiwa seseorang dapat tercermin dalam setiap perjalanan hidup. Mulai dari kesedihan, kegembiraan, cinta, dan berbagai emosi lainnya, puisi-puisi dalam buku ini memperlihatkan bahwa suara jiwa seseorang merupakan bagian penting dari identitas diri mereka. Buku kumpulan puisi "Sonus Animae" akan membawa pembaca pada sebuah perjalanan untuk merenungkan makna dan keunikan dari suara jiwa yang selalu hadir dalam kehidupan kita.

Sungguh menarik, bukan?
Pasti kamu kepo sama penulisnya kan bestii ? berikut nama para Member NSB:

Fikram Guraci, Dwi Agustini, Nurul Cancerbluesky Azizah, Rido, Pensil AjaiBee, Sahrul Rustam, Aceng Kurnia Sudrajat, Fitri Hidayanti, Drew Andre A. Martin, Rusdi Natam, Hernawati, Burhanuddin Jamal, Diome, ospriyanti said

Para penulis berasal dari berbagai kota di Indonesia, keren ya?

Sonus Animae artinya Nada Jiwa
Sonus Animae adalah frasa dalam bahasa Latin yang terdiri dari dua kata. "Sonus" berarti "bunyi" atau "suara", sedangkan "Animae" dapat diartikan sebagai "jiwa" atau "roh". Jadi, secara harfiah, "Sonus Animae" dapat diartikan sebagai "Bunyi Jiwa" atau "Suara Roh". Frasa ini sering digunakan dalam konteks musik atau seni untuk menggambarkan ekspresi atau emosi yang dihasilkan dari suara atau musik yang indah.


Link Order: Klik di Sini



Postingan populer dari blog ini

AB-00010. Semesta Ingatan Trauma dan Imaji Kebebasan

Semesta Ingatan Trauma dan Imaji Kebebasan Buku Antologi Puisi yang diselenggarakan oleh Sastra Timur Jawa dalam Temu Karya Serumpun 2025. Diikuti oleh 6 Negara Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Sertifikat Keikutsertaan Sinopsis dan Link Pemesanan Buku (Klik di Sini)

00003. Situs Joko Dolog

Situs Joko Dolog, terletak di Surabaya Jawa Timur. Di situs ini terdapat beberapa arca dan arca utama, yakni arca sebagai perwujudan dari raja terakhir kerajaan Singhasari, sebagai Budha Mahaksobhya. Nama raja tersebut, Kertanegara yang bergelar Abhiseka Sri Maharajadiraja Kertanegara Wikrama Dharmmottunhgadewa. Ayah dari Gayatri, mertua dari Rasen Widjaya, pendiri kerajaan Majapahit. Serta memiliki cucu yang terkenal di masa kejayaan Majapahit yang bernama, Tribhuwana Wijayatunggadewi. Juga cicit yang membawa kerajaan Majapahit menjadi negeri besar dan digdaya, Prabu Hayam Wuruk.  Ada beberapa persepsi mengenai penemuan arca ini. Pertama, informasi yang ada, arca tersebut ditemukan di Trowulan dari Desa Kandang Gajah. Kedua, mengatakan bahwa arca tersebut adalah arca dari Candi Jawi yang hilang dengan ditemukan sisa ukiran relief yang juga terdapat di sekitaran situs Joko Dolog. Pada alas arca, terdapat prasasti dengan tulisan dan bahasa Sansekerta yang dinamakan sebag...

00001. Candi Singasari dan Candi Sumberawan

Memang bukan kali pertamanya ke Singasari, Malang, Jawa Timur. Mungkin kali ketiganya, di tanggal 11 Januari 2024, merupakan kali keempatnya. Namun, sebelumnya pernah berkunjung ke Arca Dwarapala Kembar, Pemandian Ken Dedes (Petirtaan Watu Gede), dan Candi Sumberawan, tetapi tak sempat berkunjung ke Candi Singasari sebab terhalang oleh waktu setiap kali berkunjung ke Singasari Malang.  Hingga pada akhirnya, penantian yang sangat lama untuk berkunjung ke Candi Singasari terlaksana pada tanggal 11 Januari 2024. Tidak hanya bahagia saja yang ada, melainkan juga rasa yang berkecamuk yang tak keruan karena pada akhirnya akan dan segera menginjakkan kaki dan melihat Candi Singasari. Tepat di tanggal 11 Januari 2024, saya pun langsung ke stasiun pemberangkatan menuju ke stasiun tujuan. Pada jam 07.00 WIB sampailah di tujuan Stasiun Singasari. Karena jam buka candi di Google jam 08.00 WIB, saya pun menunggu di dalam stasiun sembari mencharge handphone. Jam kemudian menujukkan pukul 08.00 W...