tak akan ada lagi kata-kata seperti di lima menit bahkan di masa-masa lampau. semuanya tak lagi riuh seperti dulu. biarkan kata-kata itu menguap, menyublim, yang lalu memberikan keteduhan hati pada waktu yang tak pasti—tak siapapun mengerti. tak akan ada lagi kata-kata seperti di lima menit bahkan di masa-masa lampau. mula yang teramat peduli, kini diam-diam memilih mati, sudah lelah tersakiti, sudah kenyang makan hati, sudah tak mau ambil risiko buat hati ulang-berulang tak dihargai.
Semesta Ingatan Trauma dan Imaji Kebebasan Buku Antologi Puisi yang diselenggarakan oleh Sastra Timur Jawa dalam Temu Karya Serumpun 2025. Diikuti oleh 6 Negara Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, dan Timor Leste. Sertifikat Keikutsertaan Sinopsis dan Link Pemesanan Buku (Klik di Sini)
Komentar
Posting Komentar